Ekspor Satu Pintu Perkuat Posisi RI, Tapi Butuh Pengawasan Ketat
Merinda Faradianti
29 May 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah berencana menjadikan PT DSI (Domestic Strategic Industries) sebagai satu-satunya entitas yang mengelola ekspor komoditas strategis nasional, khususnya minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) hingga batu bara.
Pengamat ekonomi Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P Sasmita berpendapat, terdapat alasan objektif dan rasional terkait kebijakan itu. Dalam kajiannya, Ronny menyebut, kebijakan itu bertujuan mengakhiri ketimpangan struktur pasar yang selama ini merugikan petani sawit rakyat.
Menurutnya, pasar tandan buah segar (TBS) selama ini bersifat oligopsony. Di mana posisi tawar petani sangat lemah karena berhadapan dengan segelintir pedagang besar.
"Para trader nakal kerap memanfaatkan ketiadaan akses pasar langsung ini untuk menekan harga beli di Tingkat petani serendah mungkin dengan berbagai alasan artifisial," kata Ronny dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Ronny mengatakan, dengan hadirnya PT DSI sebagai penentu harga tunggal, negara diklaim akan bertindak layaknya penyangga pasar yang menetapkan harga secara transparan dan adil. Selain itu, kepastian serapan satu pintu menarik kendali rantai pasok ke hulu, sehingga margin [keuntungan] yang selama ini dinikmati tengkulak bisa dialihkan ke petani.
































