Diwanti-wanti S&P, Purbaya Pastikan Utang RI Tak Akan Naik
Mis Fransiska Dewi
15 July 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai strategi peningkatan penerimaan negara hingga diversifikasi pembiayaan dapat menekan risiko naiknya beban utang pemerintah.
Hal ini merespons penilaian terbaru S&P Global Ratings yang memproyeksikan utang pemerintah naik sebesar 2,9% terhadap produk domestik bruto (PDB) setiap tahunnya selama 2026-2029.
Merespons proyeksi tersebut, Purbaya menyampaikan hal yang bisa dilakukan pemerintah adalah meningkatkan penerimaan negara khususnya pajak. Dia menilai prospek penerimaan pajak positif, lantaran dalam paruh pertama 2026 yang tumbuh 24,6% year on year (yoy).
"Itu prestasi yang luar biasa [penerimaan pajak]. Kalau saya perbaiki sampai akhir tahun, saya yakin ke depan pertumbuhan utang kita akan di bawah prediksi S&P," ungkap Purbaya ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa (14/7/2026).
Tak hanya itu, dia mengaku bakal menjaga tingkat level beban bunga utang pemerintah ke depan agar tidak meningkat agresif sejalan dengan kenaikan imbal hasil. Menurutnya, strategi yang akan ditempuh yakni diversifikasi pembiayaan utang salah satunya dengan denominasi renminbi yuan.
































