Logo Bloomberg Technoz

Investor Lirik 4 Blok Migas Terminasi di Aceh, 2 Dibidik PSC 2026

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 May 2026 18:40

Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer
Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menyatakan berhasil menarik minat investor untuk mengelola empat blok migas yang sudah habis masa kontrak atau terminasi. Minat yang berkembang dari para pelaku usaha masuk ke tahap joint study.

“Pencapaian penting lainnya adalah BPMA berhasil menarik minat investor terhadap seluruh blok terminasi yang ada di Aceh pada tahun ini,” kata Kepala BMPA Nasri Djalal dalam IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kamis (21/5/2026).

Adapun keempat blok migas tersebut adalah blok Andaman I, blok Lhokseumawe, South Block A, dan blok Meuseuraya. 


Untuk diketahui, blok Andaman I sudah dilepas oleh Repsol. Menurut BPMA, saat ini investor besar asal Jepang, Japan Petroleum Exploration (Japex) dan Japan Oil serta Gas and Metals National Corporation (Jogmec), berminat untuk mengelolanya.

Selanjutnya Blok Lhokseumawe, eks terminasi Zaratex, sudah diminati oleh PT Energi Hijau Biru bersama Barakah Petroleum Malaysia.