Logo Bloomberg Technoz

Malaysia Kerja Keras Amankan Pasokan Energi hingga Desember

News
22 May 2026 15:30

SPBU Petronas./Bloomberg-Samsul Said
SPBU Petronas./Bloomberg-Samsul Said

Netty Ismail - Bloomberg News

Bloomberg, Malaysia sedang berupaya memperpanjang pasokan energinya hingga Desember karena gangguan global mendorong kenaikan biaya bahan bakar, lapor Bernama, mengutip Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof.

Fadillah, yang juga menjabat sebagai menteri transisi energi dan transformasi air, mengatakan pasokan saat ini cukup hingga Juli, menurut kantor berita negara tersebut. Perusahaan minyak dan gas negara, Petroliam Nasional Bhd, sedang mencari tambahan bahan bakar dari luar negeri, termasuk Afrika, untuk memperkuat cadangan.


Karena krisis energi global berdampak pada rantai pasokan dan mendorong kenaikan biaya logistik, sektor-sektor seperti perawatan kesehatan dan manufaktur juga menghadapi kekurangan bahan baku, seperti plastik yang digunakan dalam kemasan dan produksi industri, kata Fadillah seperti dikutip.

Malaysia telah menghabiskan sekitar 7 miliar ringgit (US$1,8 miliar) untuk subsidi bahan bakar pada April, sekitar 10 kali lipat lebih banyak daripada sebelum konflik, yang menandakan tekanan fiskal semakin meningkat.