Indonesia Jadi Sasaran Empuk Kejahatan Siber Global
Merinda Faradianti
12 May 2026 09:56

Bloomberg Technoz, Jakarta -Indonesia menjadi negara dengan target bernilai tinggi bagi pelaku kejahatan siber global. Hal tersebut terungkap dalam laporan whitepaper bertajuk “A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience".
Laporan tersebut menjabarkan bahwa ledakan ekonomi digital membuat Indonesia semakin agresif mengadopsi teknologi digital. Namun, pada saat bersamaan tingkat kesiapan keamanan siber dinilai belum mampu mengimbangi laju transformasi tersebut.
"Kematangan keamanan yang tidak merata telah membuat negara ini menjadi target bernilai tinggi bagi pelaku ancaman dunia maya global," tulis laporan tersebut dikutip Selasa (12/5/2026).
Ransomware sendiri menjadi ancaman siber paling dominan lintas sektor di Indonesia. Serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDN) pada Juni 2024 menjadi salah satu contoh paling nyata, sekaligus menjadi pukulan telak karena melumpuhkan lebih dari 200 layanan pemerintah secara nasional.
Pada saat yang relatif bersamaan muncul kabar dugaan kebocoran jutaan data pegawai hingga dugaan peretasan atas sistem Direktorat Jenderal Pajak.































