Logo Bloomberg Technoz

ANTM

  • Buy: 25 analis
  • Hold: 2 analis
  • Sell: 1 analis
  • Target harga 12 bulan ke depan: Rp5.171/saham

Indra Cahya, Analis Macquarie, memberikan rekomendasi buy dengan rekomendasi outperform saham ANTM dengan target harga mencapai Rp6.000/saham. Kemudian Ariyanto Kurniawan, Analis Mandiri Sekuritas, memberikan rekomendasi buy dengan target harga Rp5.550/saham.

PTBA

  • Buy: 13 analis
  • Hold: 8 analis
  • Sell: 5 analis
  • Target harga 12 bulan ke depan: Rp2.996/saham

Sukarno Alatas, Analis Kiwoom Sekuritas, memberikan rekomendasi buy pada saham PTBA dengan target harga Rp3.260/saham. Lebih optimistis, Rimisaka Junico Widyarman dari MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp3.500/saham.

TINS

  • Buy: 12 analis
  • Hold: 0 analis
  • Sell: 0 analis
  • Target harga 12 bulan ke depan: Rp4.908/saham

RHB Research memberikan rekomendasi buy pada saham TINS dengan target harga Rp4.190/saham. Lebih potensial, Andhika Audrey Eko Nugroho dari BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp4.800/saham.

Adapun satu emiten lain yaitu PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sering disebut–sebut sebagai “semi BUMN exposure” dengan alasan kepemilikan strategis MIND ID pasca divestasi saham. Berdasarkan data Bloomberg, MIND ID menggenggam 34% saham INCO.

INCO

  • Buy: 25 analis
  • Hold: 3 analis
  • Sell: 1 analis
  • Target harga 12 Bulan ke depan: Rp7.816/saham

Andreas Yordan Tarigan, Analis Sucor Sekuritas memberikan rekomendasi buy saham INCO dengan target harga Rp6.800/saham. Ariyanto Kurniawan, Analis Mandiri Sekuritas, memberikan rekomendasi serupa dengan target harga mencapai Rp8.500/saham.

(fad/aji)

No more pages