Logo Bloomberg Technoz

Realisasi Asumsi Makro April: Rupiah Rp17.814, Harga Minyak US$88

Mis Fransiska Dewi
20 May 2026 21:00

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi asumsi makro pada bulan April 2026. Dalam paparan tersebut, realisasi nilai tukar Rupiah tercatat mencapai Rp17.514 per dolar AS secara end of period (eop) dan Rp16.978 per dolar AS secara year to date (ytd).

Angka tersebut lebih lemah dibandingkan asumsi dasar makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang menetapkan kurs di level Rp16.500 per dolar AS. Sementara itu, pada 2025, nilai tukar Rupiah ditutup di posisi Rp16.475 per dolar AS.

“Jadi rupiah gonjang-gonjang, pemerintah terpaksa, bukan pemerintah ya, saya pemerintah ya, terpaksa boleh gak? Melakukan inisiatif menjaga stabilitas di pasar obligasi. Kami sudah masuk mulai minggu lalu,” kata Purbaya dalam paparan APBN Kita, Rabu (20/5/2026).


Sementara itu, realisasi harga minyak mentah Indonesia hingga April 2026 mencapai rata-rata US$88,2 dolar per barel, jauh dibandingkan dengan asumsi dasar makro sebesar US$70 per barel.

Realisasi ini terjadi di tengah upaya pemerintah untuk menekan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli. Purbaya berargumen bahwa hal tersebut penting untuk menjaga stabilitas sosial, politik dan ekonomi.