Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Pertanyakan Rasio Belanja Negara ke PDB RI yang Rendah

Pramesti Regita Cindy
20 May 2026 11:50

Presiden Prabowo Subianto saat pidato pada rapat paripurna DPR ke-19 masa persidangan V tahun 2025-2026. (Youtube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto saat pidato pada rapat paripurna DPR ke-19 masa persidangan V tahun 2025-2026. (Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan rasio belanja negara ke Produk Domestik Bruto Indonesia yang rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara G20 dalam pidatonya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026).

“Hari ini Indonesia sebagai negara anggota G20, tapi rasio belanja negara kita terhadap produk domestik bruto kita adalah yang paling rendah di antara negara-negara G20,” kata Prabowo.

Tak cuma itu, Prabowo juga menyoroti rasio penerimaan negara terhadap PDB kita yang paling rendah di antara negara-negara G20. 


Ia membeberkan, beradasarkan  data terbaru IMF, rasio pendapatan Meksiko 25% dari PDB, India 20% dari PDB, Filipina 21% dari PDB, Kamboja saja 15% dari PDB, sementara Indonesia hanya tercatat sebesar 11-12% dari PDB.

“Kita harus introspeksi dan sadar dan berani bertanya kenapa kita tidak bisa kelola ekonomi kita sehingga pendapatan negara kita bisa setara dengan negara-negara seperti Filipina, Meksiko. Sekarang pun kita masih di bawah Malaysia,” kata Prabowo.