Logo Bloomberg Technoz

Harga Nikel Terus Menguat Usai RI Umumkan Badan Ekspor SDA

News
20 May 2026 17:10

Ekskavator memuat lapisan tanah atas ke truk pengangkut di tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulsel./Bloomberg
Ekskavator memuat lapisan tanah atas ke truk pengangkut di tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulsel./Bloomberg

Bloomberg News

Bloomberg, Harga nikel terus menguat selama tiga hari berturut-turut, setelah Indonesia mengonfirmasi akan memperketat kontrol terhadap beberapa komoditas ekspor terbesar negara, termasuk beberapa jenis logam tersebut.

Harga nikel, yang digunakan untuk memproduksi baja tahan karat dan baterai kendaraan listrik, naik hingga 1% menjadi US$19.000 per ton di London Metal Exchange. Harga tembaga juga naik, membalikkan penurunan sebelumnya, di tengah optimisme atas permintaan dari sektor kecerdasan buatan.


Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemerintah akan mewajibkan ekspor komoditas termasuk minyak sawit, batu bara, dan ferro alloy dilakukan melalui perusahaan negara guna mengatasi tekanan fiskal yang meningkat dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Negara Asia Tenggara ini merupakan produsen nikel terbesar di dunia, yang naik pada sesi sebelumnya setelah laporan pemangkasan produksi nikel pig iron di pusat industri utama Indonesia akibat alokasi ulang sumber daya listrik untuk kapasitas aluminium baru.