NATO Bahas Opsi Terjunkan Militer untuk Amankan Selat Hormuz
News
20 May 2026 10:00

Andrea Palasciano - Bloomberg News
Bloomberg, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dilaporkan tengah mendiskusikan kemungkinan untuk menerjunkan pasukannya guna membantu mengawal kapal-kapal melewati Selat Hormuz yang diblokade. Langkah ini akan diambil jika jalur pelayaran vital tersebut tidak kunjung dibuka hingga awal Juli mendatang.
Menurut seorang diplomat dari salah satu negara anggota, gagasan ini telah mendapat dukungan dari beberapa negara NATO, namun belum mencapai kuorum atau keputusan bulat yang menjadi syarat mutlak aliansi tersebut. Kedua pejabat yang memberikan informasi ini berbicara dengan syarat anonim. Adapun para pemimpin negara NATO dijadwalkan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Ankara, Turki, pada 7–8 Juli mendatang.
"Arah politik harus ditentukan terlebih dahulu, baru setelah itu perencanaan formal dapat dilakukan," ujar Alexus Grynkewich, Panglima Tertinggi Sekutu NATO untuk Eropa, saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut dalam konferensi pers pada hari Selasa (19/5). "Apakah saya memikirkannya? Tentu saja."
Langkah intervensi ini akan menandai pergeseran drastis dalam strategi militer NATO terhadap perang yang melibatkan AS-Israel di Iran. Hingga saat ini, negara-negara sekutu bersikeras bahwa mereka hanya akan terlibat di Selat Hormuz setelah pertempuran berhenti, dan hanya jika mereka dapat membentuk koalisi luas yang mencakup banyak negara non-NATO.






























