Logo Bloomberg Technoz

Sony Digugat Gamer Karena Naikkan Harga PS5 

Merinda Faradianti
20 May 2026 18:50

PlayStation 5 atau PS5. dok: Bloomberg
PlayStation 5 atau PS5. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sony menghadapi gugatan class action atau gugatan kelompok di Amerika Serikat terkait kenaikan harga konsol PlayStation 5 (PS5) yang sebelumnya dikaitkan dengan kebijakan tarif impor.

Gugatan tersebut diajukan di California dan menyoroti putusan Sony menaikkan harga PS5 pada Agustus 2025 lalu, seperti laporan Gizmochina, dikutip Rabu (20/5/2026).

Saat itu, Sony menyebut kenaikan harga dilakukan akibat lingkungan ekonomi yang menantang, termasuk dampak tarif impor era Presiden AS Donald Trump, gangguan rantai pasok, hingga kenaikan biaya komponen.


Masalah muncul setelah Mahkamah Agung AS pada awal 2026 memutuskan bahwa tarif tersebut tidak sah. Keputusan itu membuka kemungkinan bagi perusahaan untuk mendapatkan pengembalian dana atau refund atas biaya tarif yang sebelumnya dibayarkan kepada otoritas bea cukai AS.

Penggugat menilai bahwa konsumen telah dirugikan karena tetap membayar harga PS5 yang lebih mahal, sementara perusahaan berpotensi menerima pengembalian dana dari pemerintah. Dalam gugatan tersebut, Sony dituduh memperoleh keuntungan ganda atau double recovery windfall.