Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Jatuh Usai Melompat

Hidayat Setiaji
14 May 2026 07:26

Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri
Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara jatuh pada perdagangan kemarin. Harga turun setelah sempat naik cukup tajam.

Pada Rabu (13/5/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 131,15/ton. Anjlok 1,02% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga batu bara sempat melonjak 1,26% pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Namun kenaikan itu tidak bertahan lama.


Koreksi harga batu bara mengikuti penurunan harga gas alam. Kemarin, harga gas Eropa di pasar TTF (Belanda) turun 0,12%.

Beredar kabar bahwa Adnoc (perusahaan migas asal Uni Emirat Arab) berhasil mengirimkan gas meski Selat Hormuz masih ditutup. Hal ini membuat pelaku usaha dan investor mengkaji ulang soal ketersediaan gas alam di pasar, yang membuat batu bara kembali ditinggalkan.