Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Turun 2 Hari Beruntun, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
14 May 2026 07:01

Batangan emas 1 kgdi toko ABC Bullion di Sydney, Australia. Brendon Thorne/Bloomberg
Batangan emas 1 kgdi toko ABC Bullion di Sydney, Australia. Brendon Thorne/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia turun pada perdagangan kemarin. Dengan demikian, harga sang logam mulia genap turun dua hari beruntun.

Pada Rabu (13/5/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.697/troy ons, Melemah 0,38% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 7 Mei atau nyaris seminggu terakhir.

Harga emas pun resmi turun dua hari berturut-turut. Selama dua hari tersebut, harga terpotong 0,82%.


Kabar dari Amerika Serikat (AS) menjadi beban bagi langkah harga emas. US Bureau of Labor Statistics mengumumkan, inflasi tingkat produsen di Negeri Paman Sam untuk periode April berada di 1,4% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Ini menjadi yang tertinggi sejak Maret 2022 atau empat tahun terakhir.

Catatan tersebut jauh di atas Maret yang sebesar 0,7% mtm. Juga jauh di atas proyeksi pasar yang memperkirakan di 0,5% mtm.