Logo Bloomberg Technoz

Iran Beri Peringatan Keras ke Negara yang Berkolusi dengan Israel

Redaksi
14 May 2026 08:30

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Fotografer: Fred Merz/Bloomberg)
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Fotografer: Fred Merz/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa negara-negara yang dianggap “berkolusi” dengan Israel dalam menghadapi Teheran akan dimintai pertanggungjawaban. Pernyataan itu disampaikan Araghchi pada Kamis (14/5), menyusul polemik terkait klaim kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Uni Emirat Arab (UEA).

“Netanyahu kini secara terbuka mengungkap apa yang sejak lama telah disampaikan dinas keamanan Iran kepada para pemimpin kami,” tulis Araghchi melalui akun X, merujuk pada pernyataan kantor Perdana Menteri Israel yang menyebut Netanyahu sempat mengunjungi UEA selama perang berlangsung.

“Permusuhan terhadap rakyat besar Iran adalah perjudian yang bodoh. Kolusi dengan Israel untuk melakukan hal tersebut: tidak dapat dimaafkan. Pihak-pihak yang berkolusi dengan Israel untuk menebar perpecahan akan dimintai pertanggungjawaban,” lanjutnya.


Sebelumnya, pemerintah UEA membantah klaim bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengunjungi negara Teluk tersebut. Bantahan itu muncul tidak lama setelah pihak Israel menyatakan Netanyahu bertemu Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan setelah perang pecah pada akhir Februari lalu.

Pihak Israel mengklaim kunjungan tersebut menjadi kunjungan resmi pertama Netanyahu ke UEA dan disebut telah “memicu terobosan bersejarah dalam hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab.”