Logo Bloomberg Technoz

Wamenkeu Ingatkan Fintech Soal Bunga Tak Transparan & Penagihan

Redaksi
13 May 2026 14:34

Reshuffle Juda Agung Dilantik Sebagai Wakil Menteri Keuangan RI. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Reshuffle Juda Agung Dilantik Sebagai Wakil Menteri Keuangan RI. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung meminta industri keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) harus mampu menjaga kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang terus meningkat.

Menurut Juda, pertumbuhan industri digital tidak cukup hanya cepat, tetapi juga harus aman, transparan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara High Level Leaders Panel Rapat Umum Anggota Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) 2026, di Jakarta, Selasa (12/5/2027).

"Model bisnis fintech yang mempertemukan pemberi pinjaman dan peminjam secara digital memiliki tantangan besar karena tingginya risiko informasi yang tidak seimbang atau asymmetry information yang dapat memicu moral hazard," papar Juda seperti dikutip dari keterangan pers, Rabu (13/5/2026).


Risiko yang dimaksud lanjut dia, mulai dari pinjaman bermasalah, bunga yang tidak transparan, hingga praktik penagihan yang merugikan masyarakat.

Oleh karena itu, Juda meminta Asosiasi Fintech Indonesia menjadi garda terdepan dalam memperkuat transparansi dan penegakan kode etik industri, termasuk pentingnya keterbukaan informasi dan perlindungan konsumen.