Sesi I
Terbebani Saham AMMN yang Turun 11%, IHSG Melemah 1,81%
Muhammad Julian Fadli
13 May 2026 13:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan tekanan yang amat berat. IHSG melemah 124,36 poin atau amblas mencapai 1,81% di posisi 6.734 pada penutupan Sesi I Rabu (13/5/2026).
Pada Sesi I IHSG terus melanjutkan tren pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam menyentuh 6.726, dengan rentang perdagangan berada di level 6.787–6.726.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp10,27 triliun. Sepanjang pagi hingga siang ini terdapat 26,13 miliar saham yang diperjualbelikan. Tercatat hanya ada penguatan 262 saham dan 398 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 150 saham stagnan.
Saham–saham barang baku, saham infrastruktur dan saham konsumen non primer menjadi pendorong pelemahan IHSG dengan amblas mencapai 3,86%, 3,05%, dan 2,03%. Disusul oleh saham teknologi yang terdepresiasi 1,01%. Sedang, saham transportasi mengalami penguatan 3,35%.
Tertekannya IHSG yang begitu dalam didorong oleh dropnya harga saham–saham LQ45 unggulan, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang amblas 11,3%, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang jatuh 11,1%. Serta saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) drop 5,71%.






























