Logo Bloomberg Technoz

Rebalancing MSCI Usai, Fase Terburuk Sudah Berlalu

Muhammad Julian Fadli
13 May 2026 12:25

MSCI bekukan penyesuaian free float, rebalancing Februari batal (Diolah)
MSCI bekukan penyesuaian free float, rebalancing Februari batal (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dini hari tadi, MSCI resmi mengumumkan hasil rebalancing periode Mei 2026. Hasilnya, penyedia indeks global ini masih membekukan (interim freeze) penambahan konstituen dari pasar saham Indonesia.

Pada saat yang sama, sejumlah saham konstituen Indonesia justru terdepak dari jajaran MSCI Global Standard Index. Berdasarkan publikasi resmi MSCI, mengutip Rabu (13/5/2026), saham–saham yang terdepak adalah, AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Hanya AMRT yang tidak sepenuhnya keluar, posisi AMRT turun kelas ke kategori MSCI Small Cap Indexes.


Sementara, dari kategori MSCI Small Cap Indexes, 13 saham keluar lebih banyak. Saham tersebut adalah, ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.

Sehingga, total ada 18 saham konstituen dari Bursa Saham Indonesia yang terdepak dari seluruh kategori indeks MSCI.