FTSE Russell Umumkan Bakal Coret Saham HSC di Indeks Juni
Redaksi
14 May 2026 07:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - FTSE Russell mengumumkan perkembangan baru terkait pasar modal Indonesia. Dalam keterangan terbaru, FTSE Russell masih terus memantau perkembangan di Tanah Air.
Sejak keputusan FTSE Russell pada Februari lalu, Indonesia dinilai sudah menerapkan berbagai langkah untuk memperkuat transparansi di pasar modal, termasuk pengungkapan data kepemilikan saham di atas 1%, publikasi High Shareholding Concentration (HSC), dan klasifikasi pelaporan kepada investor.
“FTSE Russell telah mengkaji berbagai perkembangan tersebut dan menghimpun masukan dari pelaku pasar untuk mengonfirmasi daftar saham di indeks Juni 2026,” sebut keterangan FTSE Russell.
Untuk indeks Juni 2026, FTSE Russell akan melakukan pembaruan untuk saham-saham di Indonesia dengan pertimbangan sebagai berikut:
-
Pembaruan Industry Classification Benchmark (ICB).
-
Pembaruan saham kuartalan tanpa memandang ukuran, tanpa penerapan standar 1%.
-
Perubahan free float kuartalan.
-
Perubahan kapitalisasi pasar besar/sedang/kecil akibat spin-off, dengan penghapusan bisa diterapkan jika entitas jauh di bawah ambang batas.
-
Pembaruan pengecualian daftar untuk data ESG.
“FTSE Russell akan terus melakukan pembaruan peringkat indeks, kenaikan free-float, dan tambahan perusahaan terbuka melalui IPO setidaknya sampai reviu indeks September 2026 untuk memperpanjang periode observasi dan pemantauan,” lanjut keterangan FTSE Russell.




























