Penyebab IHSG Melemah Nyaris 2%
Muhammad Julian Fadli
13 May 2026 19:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah usai kehilangan 1,98% di posisi 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5/2026), amblasnya saham–saham big caps jadi sebab, terutama saham BBRI hingga saham AMMN.
Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terjerembab di tren pelemahan dengan penurunan yang bertambah dalam. Adapun rentang perdagangan terjadi pada area level 6.787 sampai dengan terendah 6.705.
Adapun tren bearish IHSG disebabkan oleh dikeluarkannya belasan saham dari daftar indeks MSCI Global Standards Index dan MSCI Global Small Cap Index pada pengumuman review kuartalan Mei 2026 oleh penyedia indeks hingga memicu outflow, telah menjadi faktor negatif.
“Indeks MSCI yang melakukan rebalancing untuk saham Indonesia periode Mei 2026, di mana terdapat 6 saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index serta 13 saham dari MSCI Small Cap Index yang berdampak pada tekanan jual atas rebalancing fund asing serta ETF yang berbasis MSCI,” papar Panin Sekuritas dalam risetnya.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp19,79 triliun dari sejumlah 38,94 miliar saham yang ditransaksikan yang amat didominasi aksi jual, dengan frekuensi yang terjadi 2,29 juta kali jual–beli.






























