Sementara itu, Purbaya juga menuturkan bahwa pihaknya akan senantiasa mendukung kebijakan strategis yang dilakukan oleh Kementerian ESDM, khususnya yang menyangkut pertumbuhan perekonomian nasional.
menyampaikan dukungannya terhadap berbagai langkah strategis yang dilakukan Kementerian ESDM, terutama yang berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung karena saya untung,” kata Purbaya.
Sebelumnya kedua menteri sempat mengonfirmasi penundaan terhadap kebijakan tarif royalti hingga bea keluar batu bara dan nikel secara terpisah.
Purbaya menyebut ditundanya penerapan tarif royalti hingga BK lantaran terdapat kebijakan lain yang akan memperkuat pendapatan dari sektor sumber daya alam (SDA). Sejalan dengan hal tersebut, Purbaya memastikan pendapatan negara akan meningkat tanpa adanya tambahan kebijakan itu.
Dia memastikan penerimaan negara juga akan meningkat signifikan. Berdasarkan perhitungan Kemenkeu, tarif royalti hingga BK dapat menyumbang pendapatan negara hingga lebih dari Rp200 triliun.
(ell)



























