OJK Yakin Indonesia Bertahan di Kategori Emerging Market
Cahya Puteri Abdi Rabbi
13 May 2026 17:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis Indonesia mampu mempertahankan statusnya di kategori Emerging Market, meski MSCI mengeluarkan 18 saham Indonesia dalam rebalancing Mei 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, penilaian terhadap posisi Indonesia merupakan bagian dari siklus rutin yang dilakukan oleh indeks provider global, yang mencakup evaluasi berkala hingga klasifikasi pasar. Ia menegaskan pihaknya tidak hanya mengikuti proses tersebut, tetapi juga aktif melakukan berbagai langkah untuk menjaga posisi Indonesia tetap kompetitif.
Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi intensif dengan penyedia indeks global, baik di level teknis maupun pengambil kebijakan, termasuk membuka ruang masukan terkait efektivitas peningkatan transparansi pasar.
“Kita berharap dan meyakini ukuran pasar kita, prospek dan potensi emiten-emiten dan perusahaan terbaik di tanah air, serta potensi secara nasional akan kemungkinan bertumbuh ke depannya. Ini juga menjadi pertimbangan yang akan mendasari penetapan klasifikasi pasar kita ke depan,” kata Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek pada Rabu (13/5/2026).
Tak hanya itu, OJK memastikan untuk merespons setiap permintaan tambahan dari indeks provider, sepanjang hal itu sejalan dengan standar global yang berlaku, termasuk penyediaan data pendukung yang dibutuhkan dalam proses evaluasi. Lebih lanjut, OJK menegaskan target ke depan tidak hanya mempertahankan posisi di emerging market, tetapi juga mendorong peningkatan klasifikasi pasar Indonesia.



























