Logo Bloomberg Technoz

Permintaan Emas Batangan-Koin Q1-2026 Naik 42%, China Terbesar

Redaksi
13 May 2026 13:20

Emas batangan. dok: Bloomberg
Emas batangan. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permintaan emas batangan dan koin mencatatkan penguatan yang cukup signifikan di kuartal I-2026. World Gold Council mencatat, kenaikan logam mulia tersebut tercatat sebesar 42% secara year-on-year di sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026 atau sebesar 474 ton.

Sementara itu apabila dilihat secara nilai, permintaan emas batangan dan koin mencatatkan kenaikan sebesar 142% secara year-on-year atau senilai US$74 miliar.

“Permintaan terbesar emas batangan dan koin berasal dari China dan India yang sama-sama mencatatkan permintaan kuartal pertama yang sangat kuat. China naik 67% secara yoy, sementara India naik 34% secara yoy,” kata Shaokai Fan Head of Asia Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks, World Gold Council, Rabu (13/5/2026).


Sebagai informasi permintaan emas batangan dan koin di China mencapai 207 ton secara year-on-year, sementara permintaan emas di India tercatat sebesar 62 ton.

Sementara itu permintaan emas Uni Eropa juga mencatatkan kenaikan 50% yoy menjadi sebesar 41 ton, Korea Selatan naik 80% yoy menjadi 12,5 ton, Amerika Serikat naik 14% yoy menjadi 18 ton.