Saat Rupiah Ditutup Terlemah dalam Sejarah
Andrean Kristianto
12 May 2026 19:42
Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan hari ini, Selasa (12/5/2026), dengan pelemahan 0,51% di Rp17.500/US$. Ini merupakan posisi penutupan terlemah dalam sejarah.
Dalam sesi perdagangan tadi siang, rupiah sempat menyentuh Rp17.511/US$, tertekan berbagai sentimen domestik dan faktor eksternal.
Baca Juga
Tekanan eksternal masih menjadi pemicu utama pelemahan mata uang di pasar negara berkembang, termasuk rupiah.
Ketidakpastian arah konflik Timur Tengah setelah kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali mendorong harga minyak dunia bertahan tinggi di atas US$100 per barel.
Pelaku usaha mengungkapkan efek penurunan rupiah akan terasa membebani biaya impor bahan baku. Sektor yang paling terdampak dari pelemahan nilai tukar rupiah antara lain manufaktur yang bahan bakunya berbasis impor, pangan, logistik laut dan pertambangan.
(dre/ros)























