Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong Saham BBRI Rp776 Miliar dalam Sepekan

Muhammad Julian Fadli
11 May 2026 09:35

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham pekan kemarin, 4–8 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berhasil menguat 0,18% point–to–point hingga ditutup di posisi 6.969,39.

Jadi salah satu penopang IHSG, investor asing beli bersih (net buy) mencapai Rp19,86 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Namun berbeda halnya, pada pasar reguler investor asing net sell Rp2,44 triliun.
 
Adapun investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp776,23 miliar. Didorong tren pembelian, saham BBRI menguat 9% menuju posisi Rp3.260/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 4–8 Mei 2026:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp776,23 miliar
  2. PT Timah Tbk (TINS) Rp139,75 miliar
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp110,59 miliar
  4. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp83,5 miliar
  5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp81,1 miliar
  6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp69,28 miliar
  7. PT Indah Kiat Pulp and Paper Corp Tbk (INKP) Rp57,2 miliar
  8. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp55,78 miliar
  9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp43,84 miliar
  10. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp41,73 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp1,6 triliun. Berseberangan jauh dengan desakan jual, saham BMRI menguat 5,47% menyentuh posisi Rp4.630/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan 4–8 Mei 2026:

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,6 triliun
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp500,44 miliar
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp195,69 miliar
  4. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp188,49 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp179,56 miliar
  6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp167,32 miliar
  7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp159,41 miliar
  8. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp132,71 miliar
  9. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp115,58 miliar
  10. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp111,46 miliar