Biaya Pasang Ring Jantung Rp150 Juta jadi Rp0? Begini Caranya
Referensi
08 May 2026 16:31

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penyakit kronis dan penyakit berbiaya tinggi masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Biaya pengobatan yang sangat besar membuat banyak keluarga berisiko mengalami tekanan finansial ketika salah satu anggota keluarganya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Mulai dari penyakit jantung, kanker, stroke, hingga gagal ginjal, seluruhnya membutuhkan penanganan medis dengan biaya fantastis. Tanpa perlindungan jaminan kesehatan, pasien bisa menghabiskan tabungan bertahun-tahun hanya untuk satu tindakan medis.
Kondisi inilah yang membuat kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi semakin penting. Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN kini menjadi penopang utama masyarakat agar tetap dapat memperoleh layanan medis tanpa harus memikirkan biaya yang terlalu besar.
Berdasarkan hasil skrining BPJS Kesehatan terhadap 79,5 juta peserta JKN sepanjang 2025, tercatat sebanyak 34,6 juta peserta memiliki risiko penyakit kronis. Angka tersebut menunjukkan tingginya potensi masyarakat yang membutuhkan perlindungan kesehatan jangka panjang.
Besarnya risiko penyakit kronis juga membuat pemerintah harus mengalokasikan dana yang sangat besar untuk pembiayaan layanan kesehatan. Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan telah membayar klaim penyakit berbiaya mahal hingga puluhan triliun rupiah.
Rincian Klaim Penyakit Berbiaya Mahal




























