Logo Bloomberg Technoz

Cadangan Devisa Merosot Lagi, Kini US$146 Miliar per April 2026

Mis Fransiska Dewi
08 May 2026 11:10

Tren penguatan nilai tukar Dolar AS. Bloomberg
Tren penguatan nilai tukar Dolar AS. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir April 2026 berada di level US$146,2 miliar. Angka ini turun sebanyak US$2 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. 

Direktur Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan obligasi berdenominasi valuta asing atau global bond pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah. 

“Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” kata Denny dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026). 


Posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

BI mengklaim cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.