Logo Bloomberg Technoz

Kemhan: TNI Akan Bangun 150 Batalyon Pembangunan per Tahun

Dovana Hasiana
24 April 2026 16:00

Prajurit mengikuti defile pasukan saat gladi bersih HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Blommberg Technoz/Andrean Kristianto)
Prajurit mengikuti defile pasukan saat gladi bersih HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Blommberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan mengatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan membangun 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan setiap tahun. Wacana ini termasuk ke dalam salah satu topik yang disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan dengan purnawirawan TNI di kantornya pada hari ini, Jumat (24/04/2026). 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan Sjafrie menyinggung wacana tersebut saat menyampaikan strategi pembangunan kekuatan TNI ke depan kepada para purnawirawan. 

"Itu termasuk bagian yang dijelaskan oleh Bapak Menhan [Sjafrie] dan Bapak Panglima TNI [Agus Subiyanto] tentang pembangunan kekuatan TNI ke depannya, dan rencana setiap tahun akan dibangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan," ujar Rico kepada awak media, Jumat (24/04/2026). 


Sebelumnya, Sjafrie sempat menyinggung wacana ini dalam Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia. Menurut dia, batalyon teritorial tak hanya berfungsi pada aspek pertahanan. Tetapi, dia mengklaim, keberadaan anggota TNI pada tiap batalyon tersebut bisa memberikan kontribusi terhadap penguatan lingkungan sosial serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di daerah melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Toh, kata dia, TNI sebagai bagian dari sistem pengamanan nasional (national safety belt) harus memastikan keamanan seluruh elemen pemerintahan, termasuk pemerintah daerah agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.