Logo Bloomberg Technoz

Saham-saham yang Jadi Beban IHSG Hingga Siang Ini

Muhammad Julian Fadli
08 June 2026 15:12

Pelajar melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah dalam. IHSG bahkan nyaris jatuh 5% pada perdagangan Sesi II siang hari ini, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 274,74 poin (4,91%) menyentuh 5.320,02 per pukul 15:05 WIB.

IHSG Jatuh 4% Lebih (Bloomberg)

IHSG sudah melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Langsung tertekan sesaat setelah pembukaan hingga posisi terendahnya mencapai 5.317,9 pada perdagangan Senin. 


Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp16,96 triliun dari sejumlah 26,53 miliar saham yang ditransaksikan, dengan dominasi aksi jual yang masif. Frekuensi 1,87 juta kali diperjualbelikan yang didominasi manuver jual.

Berikut 10 saham laggard berdasarkan data Bloomberg:

  1. PT Telkom Indonesia (TLKM) mengurangi 41,98 poin
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 18,92 poin
  3. PT Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 18,36 poin
  4. PT DCI Indonesia (DCII) mengurangi 10,21 poin
  5. PT Mayapada Hospital (SRAJ) mengurangi 8,34 poin
  6. PT Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 7,86 poin
  7. PT Barito Renewables Energy (BREN) mengurangi 7,41 poin
  8. PT Mora Telematika Indonesia (MORA) mengurangi 6,76 poin
  9. PT Astra International (ASII) mengurangi 6,41 poin
  10. PT Impack Pratama Industri (IMPC) mengurangi 6,39 poin