BCA: Dampak Pelemahan Rupiah ke Portofolio Kredit Tak Signifikan
Mis Fransiska Dewi
24 April 2026 11:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) John Kosasih mengeklaim kondisi fundamental kredit BCA saat ini masih dalam posisi yang sangat terjaga meskipun tekanan terhadap mata uang domestik meningkat. Menurutnya, porsi portofolio kredit valuta asing (valas) miliknya tidak terlalu besar.
Hal ini merespons nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat melemah 0,76% dan menyentuh Rp17.305/US$ kemarin.
John mengatakan saat ini portofolio BCA terkait dengan valas sekitar 4,9% dari total portofolio kredit. Sehingga kemerosotan rupiah belum banyak berdampak, meskipun kurs sempat bertengger di level Rp17.300/US$.
“Jadi kecil sekali saat ini [dampaknya], dan kondisinya saat ini masih terjaga dengan baik. Jadi apabila terjadi pelemahan rupiah tentu saja dampaknya pun juga tidak signifikan," ujar dia konferensi pers paparan kinerja BCA Kuartal I 2026, dikutip Jumat (24/4/2026).
John menambahkan, pelemahan rupiah ini justru memiliki keuntungan tersendiri bila dilihat dari kacamata pengusaha, khususnya yang bergerak di bidang ekspor. Namun begitu, kelompok pengusaha tetap berharap nilai tukar mata uang Garuda bisa segera stabil.
































