Logo Bloomberg Technoz

Paus Leo XIV Desak AS-Iran Berhenti Perang dan Berdialog

Redaksi
24 April 2026 11:20

Paus Leo XIV muncul di balkon Basilika Santo Petrus, setelah menjadi paus Amerika pertama, di Kota Vatikan, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025.(Bloomberg)
Paus Leo XIV muncul di balkon Basilika Santo Petrus, setelah menjadi paus Amerika pertama, di Kota Vatikan, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025.(Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di atas pesawat dalam perjalanan pulang dari kunjungannya ke Afrika pada Kamis (23/4), Paus Leo XIV mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk segera kembali ke meja perundingan guna mengakhiri perang.

Kunjungan Paus ke Afrika sebelumnya sempat didominasi oleh perdebatan terbuka antara dirinya dan Presiden AS Donald Trump terkait konflik tersebut. Menanggapi situasi yang kian memanas, Paus Leo XIV menyerukan terciptanya "budaya damai" yang baru untuk menggantikan penggunaan kekerasan setiap kali konflik muncul.

Paus menegaskan bahwa persoalan utamanya bukanlah mengenai perlu atau tidaknya perubahan rezim di Iran. "Pertanyaannya seharusnya adalah bagaimana mempromosikan nilai-nilai yang kita yakini tanpa mengorbankan nyawa begitu banyak orang yang tidak bersalah," tuturnya seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (24/4).


Dalam kesempatan tersebut, Paus mengatakan dirinya selalu membawa foto seorang bocah Muslim asal Lebanon yang tewas dalam perang terbaru antara Israel dan Hizbullah. Bocah tersebut pernah difoto sedang memegang poster berisi pesan selamat datang untuk Paus saat kunjungannya ke Lebanon tahun lalu.

"Sebagai seorang pastor, saya tidak bisa mendukung peperangan," kata Paus kepada para wartawan di atas pesawat kepresidenan Vatikan. "Saya ingin mendorong semua orang untuk menemukan solusi yang lahir dari budaya damai, bukan dari kebencian dan perpecahan."