Logo Bloomberg Technoz

Arah IHSG Hari Ini: Masih Berisiko Terkoreksi ke 5.300

Cahya Puteri Abdi Rabbi
08 June 2026 07:05

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/6/2026) diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif di tengah sejumlah sentimen domestik yang membayangi pasar keuangan Indonesia.

"Dalam pekan ini pergerakan IHSG diperkirakan masih akan fluktuatif dengan kisaran support pada 5.400-5.500 dan resistance pada 5.700-5.800," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Senin (8/6/2026).

Terdapat sejumlah faktor domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar. Mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, spekulasi adanya Rapat Dewan Gubernur (RDG) darurat Bank Indonesia, rumor pergantian Menteri Keuangan dan Gubernur BI, hingga kekhawatiran terhadap potensi penurunan peringkat kredit Indonesia oleh S&P.


Selain itu, pelaku pasar mencermati kecemasan terkait kemungkinan penurunan status pasar modal Indonesia menjadi frontier market oleh MSCI serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mendapat respons negatif dari investor.

“Di sisi lain, investor akan menantikan sejumlah data ekonomi domestik yang dijadwalkan rilis pekan ini, yakni data cadangan devisa Mei 2026 pada 8 Juni, indeks keyakinan konsumen Mei 2026 pada 10 Juni, dan data penjualan ritel April 2026 pada 11 Juni,” lanjut riset tersebut.