Logo Bloomberg Technoz

Hingga saat ini, sistem QRIS Antarnegara Indonesia-China didukung oleh 24 penyelenggara dari Indonesia yang terdiri dari 16 bank dan 8 lembaga non-bank. Sementara dari sisi China, sistem pembayaran digital lintas negara ini akan didukung oleh 19 penyelenggara. 

"Jadi pada dasarnya baik dari aspek teknis maupun aspek bisnis ini sudah siap untuk diimplementasikan jadi nanti istilahnya tanggal 30 kita akan gunting pita," ucapnya. 

BI berharap konektivitas pembayaran dengan China akan mempermudah transaksi antarnegara, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kedua negara. 

Sekadar catatan, BI menargetkan sistem pembayaran QRIS Antarnegara dapat digunakan di 8 negara pada tahun ini.

Saat ini QRIS Antarnegara sudah bisa digunakan di Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Selanjutnya, bank sentral akan memperluas penggunaan QRIS ke China, India, dan Arab Saudi.

(mfd/ell)

No more pages