BCG: Layanan Konsultasi AI Tingkatkan Value Perusahaan
News
23 April 2026 13:55

Bloomberg, Laporan terbaru dari Boston Consulting Group (BCG) menyebutkan porsi sumbangan pendapatan atas layanan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sepanjang tahun 2025 mencapai 25%. Hal tersebut terjadi sejalan dengan perekrutan lebih banyak insinyur dan spesialis lainnya untuk membantu memberikan masukan kepada klien mengenai cara mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam bisnis mereka.
Pendapatan BCG tumbuh hampir 7% menjadi US$14,4 miliar (setara Rp 249,14 triliun) pada tahun 2025 dari US$13,5 miliar (sekitar Rp233,57 triliun) pada tahun 2024, menurut pernyataan pada hari Kamis. Hal itu menandai pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan tahun 2024 ketika perusahaan mencatat kenaikan pendapatan sebesar 10%.
“AI ternyata sangat meningkatkan value dan tidak mengurangi nilai bagi BCG. AI kini benar-benar menjadi inti dari fungsi-fungsi yang paling berbeda dan bernilai tambah tertinggi di setiap perusahaan,” kata CEO BCG Christoph Schweizer dalam sebuah wawancara.
Perusahaan mengatakan jumlah karyawannya meningkat menjadi 33.500 orang tahun lalu, naik sekitar 2% dari 33.000 pada tahun 2024. Mereka merekrut lebih banyak insinyur AI, arsitek TI, dan ilmuwan data, serta berinvestasi dalam tim konsultasi mereka.
Perusahaan konsultan berupaya memanfaatkan permintaan pelanggan korporasinya akan pandangan terkait penerapan teknologi baru ini. BCG menjalin kemitraan dengan pengembang AI, termasuk Google milik Alphabet Inc., Anthropic, dan OpenAI, untuk membantu calon klien melakukan transformasi bisnis mereka dengan bantuan AI.






























