Alasan Eropa Buat Aturan Baterai Wajib Bisa Dilepas Mulai 2027
Merinda Faradianti
23 April 2026 14:14

Bloomberg Technoz, Jakarta - Uni Eropa akan mewajibkan produsen ponsel untuk menghadirkan baterai yang bisa dilepas dan diganti oleh pengguna mulai 2027, seperti yang dilaporan TechRadar, dikutip Kamis (23/4/2026).
Eropa menyebut bahwa baterai harus bisa dilepas tanpa alat khusus, kecuali alat tersebut disediakan gratis bersama produk. Ketentuan ini menjadi bagian dari dorongan Uni Eropa terhadap konsep right to repair serta pengurangan limbah elektronik.
Namun, aturan ini tidak berarti ponsel akan kembali ke desain lama dengan baterai yang bisa dilepas langsung. Kriteria baru yang dimaksud lebih mengarah pada kemudahan perbaikan, bukan mekanisme bongkar pasang instan seperti ponsel generasi lama.
Meski terdengar ketat, aturan ini memiliki pengecualian. Perangkat dengan baterai yang mampu mempertahankan setidaknya 80% kapasitas setelah 1.000 siklus pengisian tidak wajib mengikuti ketentuan tersebut. Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa sejumlah perangkat modern, termasuk lini iPhone terbaru, sudah memenuhi standar ini.
Meski aturan ini hanya berlaku di Uni Eropa, dampaknya diperkirakan akan meluas secara global. Hal ini karena produsen biasanya tidak membuat desain berbeda untuk setiap pasar dalam skala besar.
Kebijakan ini disebut bisa memengaruhi desain perangkat di berbagai negara, seiring produsen menyesuaikan lini produk mereka agar tetap bisa dijual di pasar Eropa. Selain smartphone, aturan ini juga mencakup perangkat lain seperti tablet hingga kacamata pintar.
Berlaku Tahun 2027
Aturan ini telah disusun selama beberapa tahun dan akan mulai berlaku pada Februari 2027. Perangkat generasi mendatang seperti Samsung Galaxy S27 berpotensi menjadi salah satu yang pertama harus mematuhi kebijakan tersebut di pasar Eropa.
Di sisi pengguna, respons terhadap kebijakan ini cenderung positif. Dalam diskusi komunitas, aturan tersebut disebut sebagai perubahan ramah konsumen yang hebat dan menjadi langkah yang baik dari Uni Eropa.
Banyak pengguna juga menyoroti bahwa baterai merupakan komponen yang paling cepat mengalami penurunan performa dalam sebuah ponsel, sehingga kemudahan penggantian dinilai akan memperpanjang umur perangkat secara signifikan.





























