Logo Bloomberg Technoz

Harga CPO Makin Tebal Gara-gara Minyak Mahal

Hidayat Setiaji
23 April 2026 05:46

Ilustrasi petani sawit melakukan panen (Joshua Paul/Bloomberg)
Ilustrasi petani sawit melakukan panen (Joshua Paul/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) melesat pada perdagangan kemarin. Dengan demikian, harga komoditas ini sudah naik tiga hari beruntun.

Pada Rabu (22/4/2026), harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives Exchange untuk kontrak pengiriman tiga bulan mendatang ditutup di MYR 4.628/ton. Melonjak 1,51% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 9 April atau hampir dua pekan terakhir.

Harga CPO pun resmi naik tiga hari berturut-turut. Selama tiga hari tersebut, harga terangkat 4% secara point-to-point.


Ekspektasi terhadap penurunan pasokan di pasar global menjadi pengerek harga CPO. Dua produsen utama CPO dunia, Indonesia dan Malaysia, sepertinya akan lebih banyak memanfaatkannya untuk kebutuhan domestik.

Di tengah lesatan harga minyak mentah, peralihan ke bahan bakar nabati jadi opsi yang dilirik. Malaysia kini berencana untuk menerapkan kebijakan B15 (pencampuran 15% bahan bakar nabati ke bahan bakar minyak) dari saat ini B10.