Prospek Japfa (JPFA) Meredup Meski Ada Sentimen MBG
Muhammad Fikri
23 April 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Samuel Sekuritas menurunkan rekomendsi saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menjadi hold dari sebelumnya buy, seiring meningkatnya tekanan biaya produksi yang diperkirakan akan menggerus margin perusahaan sepanjang 2026.
Analis Samuel Sekuritas Fadhlan Banny dalam riset terbarunya menilai, lonjakan biaya pakan yang menyumbang sekitar 50% dari total biaya pokok penjualan (COGS) menjadi faktor utama penekan kinerja JPFA ke depan.
Kenaikan harga energi global turut mendorong harga bahan baku pakan seperti soybean meal, vitamin, hingga premix, yang sebagian besar masih bergantung pada impor dan berdenominasi dolar AS.
“Kondisi ini akan menekan margin, terutama dengan pelemahan rupiah yang meningkatkan beban biaya berbasis dolar,” tulis Fadhlan dalam riset, dikutip Kamis (23/4/2026).
Fadhlan memperkirakan margin laba kotor (GPM) JPFA turun menjadi 20,7% pada 2026, dari 21,7% pada 2025. Sementara margin laba bersih diproyeksikan melemah ke 5,9% dari sebelumnya 6,6%.
































