Logo Bloomberg Technoz

BI Klaim Rupiah Berada di Posisi Undervalued, Sinyalkan Penguatan

Mis Fransiska Dewi
23 April 2026 10:10

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat Pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. (Youtube Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat Pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. (Youtube Bank Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia menegaskan bahwa saat ini nilai tukar rupiah berada di posisi yang undervalued apabila dibandingkan dengan fundamental nilai tukar rupiah saat ini.

“Kami tegaskan bahwa nilai tukar rupiah sekarang ini telah undervalued dibandingkan dengan fundamental. Secara fundamental nilai tukar rupiah kita akan stabil dan cenderung menguat didukung oleh fundamental ekonomi,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) April, Rabu (22/4/2026). 

Menurut Perry, beberapa indikator fundamental ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi yang rendah, imbal hasil yang menarik dan juga komitmen bangsa menjaga stabilitas di tukar rupiah. 


Perry juga meyakinkan bahwa secara keseluruhan kondisi fundamental dan ketahanan ekonomi Indonesia cukup kuat dalam menghadapi kondisi geopolitik yang saat ini terjadi secara global

“Yang kedua sinergi pemerintah dan Bank Indonesia akan sangat-sangat erat termasuk sinergi moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga kita harus perkuat dan bangun optimisme ini,” katanya.