Logo Bloomberg Technoz

BI: Pelemahan Rupiah Ke Rp17.300/US$ Imbas Ketidapastian Global

Mis Fransiska Dewi
23 April 2026 12:30

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Dok. Bloomberg Technoz)
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Dok. Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan tekanan terhadap rupiah hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. 

Diketahui, pergerakan rupiah di pasar spot semakin melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Rupiah melemah 0,76% dan menyentuh Rp17.305/US$ pada 09:40 WIB. 

Destry menyebut pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54%. BI, kata dia, terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah. 


“Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder. Cadangan devisa juga tetap kuat sebesar US$148,2 miliar pada akhir Maret 2026,” kata Destry dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026). 

Destry juga menegaskan, BI senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.