El Nino 2026, Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Dovana Hasiana
23 April 2026 13:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi mulai terjadi pada semester kedua tahun ini.
Salah satu strategi yang disepakati dalam nota kesepahaman adalah optimalisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Saat ini, operasi tersebut sudah berlangsung di Riau dan Kalimantan Barat sebagai langkah deteksi dini. Adapun, OMC dinilai efektif dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa tahun terakhir.
"Kita terus pantau tinggi muka air tanah, terutama di lahan gambut. Jika sudah di bawah 40 sentimeter [cm], kita segera lakukan OMC untuk pembasahan kembali guna menjaga cadangan air tanah," ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dikutip Kamis (23/04/2026).
Sebagai gambaran, dia mengeklaim terdapat penurunan angka luas kebakaran hutan dan lahan pada 2019, 2023 dan 2025 dibandingkan dengan 2015. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, angka luas karhutla mencapai 213,985 hektare pada 2025. Angka ini turun dibandingkan dengan 1,16 juta hektare pada 2023.
Selaras dengan hal itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan instansinya memiliki tugas dalam integrasi data untuk memprediksi titik rawan. Selain integrasi data, BMKG juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk memasang alat operasional utama dan sensor-sensor meteorologi penting di area kawasan hutan. Penambahan sensor ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data iklim nasional.
































