Logo Bloomberg Technoz

“Pasar juga akan mencermati hasil dari RDG Bank Indonesia yang akan diproyeksi dipertahankan pada angka 4,75% dengan fokus terhadap aspek inflasi dan stabilisasi mata uang rupiah,” papar BRI Danareksa.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EMAS, BAPA, dan BUKA.

Menyitir Phintraco Sekuritas, MSCI kembali membekukan proses rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026 kendatipun otoritas pasar modal Indonesia telah melakukan berbagai reformasi pasar modal. 

Keputusan ini diambil karena MSCI masih mengevaluasi konsistensi, cakupan, dan efektivitas kebijakan baru, khususnya terkait peningkatan transparansi data kepemilikan saham dan rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15%. 

Sebagai dampaknya, MSCI tidak akan melakukan penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), tidak ada kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF), tidak ada penyesuaian jumlah saham (NOS), serta tidak ada kenaikan klasifikasi ukuran saham (misalnya dari small cap ke standard). 

Kebijakan ini mencerminkan sikap hati-hati MSCI dalam menjaga kualitas investability pasar Indonesia. 

“Secara keseluruhan, langkah ini menunjukkan meskipun reformasi telah dilakukan oleh regulator Indonesia, MSCI masih membutuhkan waktu untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut benar–benar efektif sebelum kembali melakukan normalisasi rebalancing indeks,” papar Phintraco.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih sideways pada kisaran level 7.500–7.700. Namun jika IHSG menembus level 7.500, diperkirakan berpotensi menguji level 7.450–7.480. 

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah IMPC, BRMS, TAPG, SMDR, dan DSNG.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street seiring masih tingginya ketidakpastian perundingan damai antara AS dan Iran diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu naiknya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.590–7.535 dan resistance 7.705–7.760,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham EMAS, ASII, PTBA, ADRO, TINS, dan AADI.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi kembali melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, masih tingginya harga minyak, serta ruang pelemahan rupiah.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HEAL, IMPC, dan CMRY.

(fad)

No more pages