Logo Bloomberg Technoz

Meski begitu, dia juga menekankan pembatasan tersebut tidak berlaku untuk kendaraan angkutan umum dan logistik seperti bus dan truk pengangkut bahan pokok.

"Itu tidak berlaku untuk bis, truk-truk yang mengangkut beras, mengangkut sayur, logistik. Jangan truk yang dipakai untuk kelapa sawit sama tambang. Itu abuleke [bohong] namanya ya," sambungnya.

Bahlil tidak luput menegaskan BBM bersubsidi hanya diperuntukan khusus bagi masyarakat yang berhak, bukan untuk kalangan mampu yang mencoba menghindari kenaikan harga BBM nonsubsidi.

"BBM subsidi itu [untuk] kepada saudara-saudara kita yang berhak. Jangan model kayak saya, kayak Dirjen, Wamen, karena harga BBM RON 98 naik, tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," tegasnya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) buka suara mengenai alasan menaikkan beberapa jenis harga bahan bakar minyak subsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex per hari Sabtu (18/4/2026).

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

"Keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex, sedangkan harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga," ujar Baron kepada Bloomberg Technoz, Sabtu (18/4/2026).

Dalam beleid tersebut, Kementerian ESDM menetapkan formula harga dasar sebagai pedoman perhitungan harga jual eceran jenis BBM bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.

Misalnya, jenis bensin di bawah RON 95 dan jenis minyak solar CN 48 dihitung dengan rumus Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus + Rp1.800/liter dan margin 10% dari harga dasar.

Sementara itu, jenis bensin RON 95, RON 98, dan minyak solar CN 51 dihitung dengan rumus Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus + Rp2.000/liter dan margin 10% dari harga dasar.

Selain itu, Baron mengatakan Pertamina tetap memantau dinamika harga minyak dunia dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per April 2026:

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta:

  • Pertamax: Rp12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.400/liter
  • Pertamax Green: Rp12.900/liter
  • Dexlite: Rp23.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp23.900/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Riau dan Kepulauan Riau:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.250/liter
  • Dexlite: Rp24.650/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.950/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Bengkulu, Nusa Tenggara Timur:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Bali, Nusa Tenggara Barat:

  • Pertamax: Rp12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.400/liter
  • Dexlite: Rp23.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp23.900/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Aceh:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter.

Sumatra Barat:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.240/liter
  • Dexlite: Rp24.650/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.950/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Sumatra Utara:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.250/liter
  • Dexlite: Rp24.650/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.950/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Maluku, Maluku Utara:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Selatan:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.850/liter
  • Dexlite: Rp24.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.450/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Free Trade Zone Batam:

  • Pertamax: Rp11.750/liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.450/liter
  • Dexlite: Rp22.450/liter
  • Pertamina Dex: Rp22.700/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Free Trade Zone Sabang:

  • Pertamax: Rp11.550/liter
  • Dexlite: Rp22.150/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

(prc/wdh)

No more pages