Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Lunglai Rp17.000/US$, BTN Pastikan Tak Berdampak ke KPR

Mis Fransiska Dewi
17 April 2026 15:00

Ilustrasi Bunga KPR (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Ilustrasi Bunga KPR (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum berdampak langsung pada nasabah yang mencicil Kredit Pemilikan Rumah (KPR). 

Hal ini merespons pelemahan rupiah masih berlanjut dan menembus level psikologis Rp17.000/US$ dalam beberapa pekan terakhir. 

Dia menjelaskan, bisnis BTN hampir seluruhnya menggunakan rupiah. Karena itu, perubahan nilai tukar tidak langsung menekan kinerja maupun kredit yang disalurkan. Dampak cicilan KPR lebih banyak berasal dari arah suku bunga. 


“BTN itu hampir 100% rupiah, belum ada KPR dalam dolar AS. Jadi perubahan currency belum berdampak langsung,” kata Nixon ditemui usai laporan kinerja, dikutip Jumat (17/4/2026). 

Dia menegaskan BTN justru lebih peka terhadap pergerakan suku bunga. Sementara pelemahan rupiah, menurut dia, baru akan terasa jika berujung pada kenaikan bunga kredit.