Logo Bloomberg Technoz

“Sekarang alhamdulillah penyangga energi kita, tadi kan di awal saya katakan 21 sampai dengan 25 hari. Sekarang ada penambahan lagi 7 hari dari Karimun dan ini yang kita lagi dikomunikasikan sehingga bisa kita mencapai 1 bulan,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2026).

Ihwal rencana pembangunan storage minyak mentah baru, Bahlil menargetkan proyek tersebut bakal mulai dbangun pada Mei 2026.

“[Hal] yang lebih-lebihnya kita lagi melakukan pembangunan. Bulan Mei insyaallah doain kita sudah mulai melakukan pembangunan,” tegasnya.

Adapun, tangki penyimpanan BBM di Karimun memiliki kapasitas penyimpanan sebanyak 730.000 kiloliter. Tangki penyimpanan tersebut dimiliki oleh pihak swasta, yaitu PT Oiltanking Karimun.

Berdasarkan catatan Kementrian ESDM, storage BBM di Karimun dapat menambah stok BBM sebesar tiga hari. Fasilitas penyimpanan BBM tersebut juga sudah beroperasi sejak 2017.

Sekadar informasi, berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN) dan BPH Migas, komposisi impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.

Antara lain Nigeria sebesar 34,07 juta barel atau sekitar 25%, Angola sebesar 28,5 juta barel atau 21%, Arab Saudi sebesar 25,36 juta barel atau sekitar 19%, Brasil 9%, Australia 8%, serta sejumlah negara lainnya seperti Gabon, Amerika Serikat (AS), dan Malaysia.  

Untuk impor BBM, berdasarkan data Kementerian ESDM, pada 2025 Indonesia tercatat mengimpor BBM paling banyak dari Singapura dan Malaysia.

Terdapat negara lainnya yang turut menjadi sumber impor BBM RI, antara lain China, Korea Selatan, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), India, Mesir, Jepang, dan Taiwan.

Adapun, anggota komite BPH Migas Fathul Nugroho melaporkan saat ini kapasitas penyimpanan BBM nasional mencapai 9,16 juta kiloliter.

Dia menjelaskan, dari besaran itu, sebanyak 67% atau 6,1 juta kiloliter di antaranya merupakan milik PT Pertamina (Persero), sementara 33% penyimpanan BBM di RI atau 3,06 juta kiloliter dimiliki non-Pertamina.

Berikut 5 provinsi yang memiliki kapasitas penyimpanan BBM terbesar:

  • Jawa Timur sebesar 1,15 juta kiloliter
  • Jawa Barat sebesar 950.000 kiloliter
  • DKI Jakarta sebesar 910.000 kiloliter
  • Kepulauan Riau sebesar 890.000 kiloliter
  • Banten sebesar 770.000 kiloliter

(azr/wdh)

No more pages