Harga Minyak Melambung, Rupiah Offshore Kembali Defensif
Tim Riset Bloomberg Technoz
13 April 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai kontrak rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) dibuka menguat terbatas setelah pekan lalu melemah.
Rupiah offshore pada Senin (13/4/2026) dibuka berubah sedikit 0,04% ke posisi Rp17.099/US$. Namun, tak berselang lama kembali stagnan ke level penutupan akhir pedangangan pada pekan lalu Rp17.106/US$.
Harga minyak mentah kembali terjadi setelah AS mulai memblokade Selat Hormuz setelah negosiasi akhir pekan antara Washington dan Teheran gagal menghasilkan kesepakatan.
Negosiasi yang berlangsung sekitar 21 jam di Islamabad tidak mencapai kesepakatan dan membuat gencatan senjata yang rapuh itu kembali berada dalam risiko.
Blokade tersebut hanya menyasar kapal yang keluar-masuk pelaburan Iran, dan mulai diberlakukan oleh militer AS pada Senin pagi waktu New York. Meski terbatas, dampaknya langsung terasa dengan melonjaknya harga minyak secara signifikan.






























