Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Hari Ini: Terlemah di Asia, Terlemah Sepanjang Masa

Tim Riset Bloomberg Technoz
09 April 2026 15:48

Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (9/4/2026). Kembali naiknya harga minyak dunia memicu kekhawatiran investor terkait kondisi fiskal Indonesia. 

Rupiah menutup perdagangan pasar spot hari ini dengan depresiasi 0,44% ke Rp17.085/US$. Rupiah menempati posisi terlemah di antara mata uang kawasan Asia lainnya. 

Posisi Rp17,085/US$ juga menjadi titik penutupan (closing) terlemah rupiah sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam tiga hari terakhir, hingga Kamis sore (9/4/2026). (Bloomberg)

Indeks dolar AS masih stagnan hanya berubah sedikit 0,04% dan masih berada di level 99,09. Meski begitu, mayoritas mata uang Asia hari ini bergerak melemah lantaran harga minyak mentah kembali rebound

Setelah rupiah, rupee India dan yen Jepang menyusul dengan pelemahan 0,31%, lalu ringgit Malaysia 0,27%, won Korea Selatan 0,26%. 

Pergerakan mata uang Asia. (Bloomberg)