Kinerja Permodalan Nasional Madani (PNM)
Sepanjang 2025 laba bersih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tercatat sebesar Rp1,13 triliun. Dalam laporan kinerja keuangan yang dipublikasikan, jumlah pendapatan bunga dan syariah PNM ada di posisi Rp15,78 triliun. Nilai pendapatan bunga ini sejalan dengan beban bunga dan syariah yang sebesar Rp2,44 triliun.
Dengan demikian, pendapatan bersih beban bunga dan syariah atau Net Interest Income (NII) terbilang Rp13,34 triliun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Raihan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PNM menjadi sebesar Rp1,13 triliun. Sedangkan laba per saham atau earnings per share perusahaan menjadi Rp298,169.
Menariknya, PNM berhasil mencatatkan pertumbuhan total aset sebesar 3% pada 2025 menjadi Rp57,01 triliun dari setahun sebelumnya Rp55,36 triliun. Ekuitas PNM juga bertumbuh positif menjadi Rp11,66 triliun, dengan total liabilitas yang tercatat Rp45,34 triliun.
Turut jadi perhatian, berlandaskan pada prinsip tata kelola perusahaan yang berfokus pada pembiayaan, hingga menghadirkan dampak positif pemberdayaan Ultra Mikro dan Mikro, PNM berhasil menggelontorkan pinjaman yang diberikan mencapai Rp44,74 triliun bagi para pengusaha di seluruh Indonesia.
Pos pinjaman yang diberikan tersebut tumbuh 2,64% yoy di tengah ketidakpastian global dan isu pelemahan daya beli masyarakat.
(fad)




























