Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham & Won Korsel Melesat usai Gencatan Senjata AS-Iran

News
08 April 2026 09:35

Ilustrasi Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Sangmi Cha - Bloomberg News

Bloomberg, Aset-aset keuangan Korea Selatan (Kosel) melonjak tajam setelah Donald Trump menyepakati gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran. Langkah ini meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global yang berkepanjangan dan memicu aksi beli aset berisiko (risk-on) secara luas di pasar.

Indeks acuan Kospi melesat hingga 6,2%, memimpin penguatan di Asia sekaligus mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut. Raksasa cip seperti Samsung Electronics Co dan SK Hynix Inc keduanya melonjak lebih dari 9%. Kenaikan lebih dari 6% pada kontrak berjangka Kospi 200 bahkan sempat memicu penghentian sementara perdagangan terprogram (trading halt) oleh pihak bursa.


Mata uang won Korea Selatan menguat hingga 1,9% terhadap dolar AS. Di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi 10-tahun naik 120 poin, sementara imbal hasil (yield) tenor 3-tahun turun ke level 3,3%. Penurunan harga minyak dunia dinilai berhasil meredakan tekanan inflasi dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Korsel, yang dijadwalkan akan menggelar rapat kebijakan pada Jumat ini.

Penguatan pada hari Rabu ini terjadi seiring jatuhnya harga minyak yang mengangkat sentimen bagi Korsel sebagai salah satu ekonomi yang paling bergantung pada energi di kawasan tersebut. Hal ini membuat fokus investor kembali pada perdagangan sektor kecerdasan buatan (AI) dan reformasi tata kelola perusahaan.

Indeks Kospi. (Sumber: Bloomberg)