Logo Bloomberg Technoz

Kata ESDM Soal Aramco Pangkas Pasokan Minyak ke Asia

Dovana Hasiana
23 March 2026 17:20

Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman di kantor Kementerian ESDM, Rabu (24/12/2025). (Azura Yumna/Bloomberg Technoz)
Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman di kantor Kementerian ESDM, Rabu (24/12/2025). (Azura Yumna/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman buka suara mengenai Saudi Aramco yang telah memangkas pasokan minyak mentah ke pembeli Asia untuk bulan kedua berturut-turut pada April 2026. 

Laode mengatakan pemerintah mengupayakan pengadaan minyak mentah (crude oil) dari negara-negara yang menghasilkan sendiri, bukan dari negara yang melalui Selat Hormuz yang terdampak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. 

“Misalnya kalau dari Association of Southeast Asian Nations [ASEAN] kita upayakan dari Malaysia dan Brunei Darussalam,” ujar Laode kepada Bloomberg Technoz, Senin (23/3/2026). 


Selain itu, pemerintah juga tengah mengupayakan pengadaan dari wilayah Afrika dan Amerika. Namun, Laode memastikan langkah ini tak serta-merta diambil karena pemangkasan pasokan oleh Saudi Aramco. 

Berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN) dan BPH Migas, komposisi impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.