Logo Bloomberg Technoz

2 Bulan Beruntun, Saudi Pangkas Pasokan Minyak ke Asia pada April

Redaksi
23 March 2026 12:10

Tangki penyimpanan minyak mentah di ladang Juaymah di kilang minyak dan terminal Ras Tanura milik Saudi Aramco di Ras Tanura, Arab Saudi./Bloomberg
Tangki penyimpanan minyak mentah di ladang Juaymah di kilang minyak dan terminal Ras Tanura milik Saudi Aramco di Ras Tanura, Arab Saudi./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saudi Aramco, eksportir minyak terbesar di dunia, telah memangkas pasokan minyak mentah ke pembeli Asia untuk bulan kedua berturut-turut pada April, setelah perang AS-Israel dengan Iran mengganggu perdagangan melalui Selat Hormuz.

Demikian disampaikan dua sumber yang mengetahui hal tersebut, seperti dilaporkan Reuters pada Senin (23/3/2026).

Produsen tersebut hanya memasok minyak mentah Arab Light yang diekspor dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah ke pelanggan jangka panjang pada April, kata sumber tersebut, sehingga pasokan ke kilang-kilang di Asia tetap ketat dan membatasi produksi produk olahan mereka.


Aramco, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar di luar jam kerja.

Arab Saudi telah mengekspor 4,355 juta barel minyak mentah per hari sejauh ini pada Maret, menurut data dari perusahaan analitik Kpler, turun dari 7,108 juta barel per hari pada Februari.