Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup di Zona Merah, Saham ITMG, AADI Dkk Justru Melesat

Muhammad Julian Fadli
09 March 2026 17:27

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 3,27% di posisi 7.337,36 pada Senin (9/3/2026). Sejumlah saham LQ45 berikut ini justru berhasil melesat, saham ITMG misalnya, menguat 4,91% point–to–point.

Sepanjang perdagangan, IHSG terus–menerus melanjutkan tren pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam menyentuh 7.156,68. Dengan posisi tertinggi IHSG sempat tersentuh sesaat di level 7.403,73.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 9 Maret 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp23,88 triliun dari sejumlah 46,8 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 2,47 juta kali jual–beli. Tercatat masih ada penguatan 68 saham, dan 708 saham terjadi pelemahan. Sisanya 41 saham stagnan.


Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham transportasi, saham barang baku, dan saham properti mencatatkan kejatuhan paling dalam, dengan masing–masing minus 5,21%, 4,59%, dan 4,57%.

Saat IHSG ambles dalam, sejumlah saham–saham LQ45 ini justru menguat hingga menempati jajaran top gainers.